Jenis Atap Kanopi Populer Pilihan Keluarga Modern

Perkembangan kontruksi bangunan masa kini semakin memanjakan manusia. Baik bagi para pekerja ataupun sang pemilik rumah semakin mudah ketika ingin mewujudkan bangunannya. Bahan bangunan yang ada saat ini semakin praktis sehingga membuat pembuatan bangunan semakin cepat. Salah satu bahan bangunan tersebut adalah atap kanopi.

Atap kanopi menjadi bahan bangunan yang terbilang cukup baru dalam dunia bangunan. Banyak para perusahaan kontruksi yang menggunakan material tersebut baik untuk bangunan kecil atau besar sebagaimana perusahaan kontruksi di Jakarta. Apalagi beberapa diantara jenis atap kanopi memiliki daya tahan yang baik dan awet.

Selain itu aplikasi kanopi di rumah pribadi juga bisa memberikan kesan estetik bagi rumah itu sendiri. Walaupun biasanya penggunaan kanopi hanya diambil manfaatnya sebagai pelindung kendaraan di area carport depan rumah, namun banyak juga yang memaksimalkan penggunaanya untuk pembuatan taman di teras rumah.

Dengan sentuhan yang serius dan teliti serta dengan perencanaan yang baik kanopi memiliki mutifungsi yang membuat rumah anda semakin nyaman dan enak dihuni. Tetapi bisa juga hanya diambil manfaatnya sebagai pelindung dari panas dan hujan sehingga selain di depan rumah kanopi bisa dibuat di belakang ataupun samping rumah.

Jenis Atap Kanopi

Tentu semakin baik jenis atap kanopi yang digunakan akan menambah masa pakai atap kanopi tersebut. Dan berikut beberapa atap kanopi populer yang sering digunakan oleh keluarga masa kini :

1. Spandek/ Zincalume

Atap kanopi satu ini terbuat dari campuran seng dan alumunium dengan rata-rata ketebalan 0,3 hingga 0,5 mm. Meski terbilang cukup tipis namun melihat dari material pembuatan atap ini awet saat digunakan. Bahkan para pakar menyebutkan atas spandek bisa digunakan hingga 30 tahun lamanya.

Jenis atap satu ini sangat sering dipilih oleh masyarakat karena selain awet juga memiliki harga yang cukup terjangkau. Selain digunakan sebagai atap kanopi pada rumah, biasanya jenis atap ini juga digunakan sebagai atap gedung atau area parkir. Meskipun Masjid Istiqlal Jakarta tidak menguunakannya, namun sebagian besar masjid telah menggunakan sebagai pelindung area parkir.

Namun dengan material yang digunakan material pada atap kanopi spandek sangat adaptif terhadap cuaca. Jika cuaca sedang panas maka bagian bawah atap kanopi ini cepat menjadi panas begitu juga sebaliknya. Maka sebaiknya jika menggunakan atap jenis ini bawahnya tetap diberikan interior sebagai peredam seperti kayu.

Atap kanopi jenis ini banyak ditemukan pada area parkir masjid, sumber : riaunet.com

2. Polycarbonate

Bagi anda yang ingin atap kanopi juga bisa difungsikan sebagai peredam panas dari sinar marahari maka jenis ini bisa anda pilih. Dengan model plastik berongga membuat jenis atap ini bisa menghalau panas. Selain itu memberikan kesan terang pada bagian bawah yang terlindungi oleh kanopi.

Dengan ketebalan antara 5 hingga 10 mm membuat jenis kanopi satu ini bisa bertahan hingga 10 tahun. Selain itu atap ini juga tidak mudah penyok ataupun berlipat. Pengaplikasian pada kanopi pun juga terbilang cukup mudah.

Atap jenis ini cocok bagi anda yang berkeinginan memiliki taman di depan rumah. Dengan cahaya yang tetap bisa masuk walaupun terlindungi atap ini, membuat tanaman bisa hidup dengan baik. Namun jika sudah habis masa pakainya biasanya jenis atap ini akan rapuh dan mudah berlubang.

3. Alderon

Atap kanopi satu ini muncul menyesuaikan dengan ramainya penggunaan baja ringan sebagai salah satu material bangunan favorit saat ini. Dengan model gelombang yang ada pada jenis atap ini membuatnya begitu mudah diaplikasikan pada baja ringan sehingga nampak rapi dan terkesan serasi.

Sedangkan atap alderon sendiri memiliki dua jenis yaitu atap alderon single layer dan double layer. Dengan pilihan tersebut membuat anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan dan dana bukan? Namun tetap sebagai material, atap yang double layer lebih memiliki banyak keunggulan daripada yang single layer.

Keunggulan yang paling dominan dari alderon double layer adalah kemampuannya menopang berat. Bahkan diklaim berat yang bisa ditopang oleh jenis atap satu ini hingga mencapai berat 540 Kg. Fantastis bukan?

Baca Juga : 5 Rekomendasi Cat Besi Terbaik, Anti Keropos

4. Kaca Tempered

Yang satu ini sering dipilih oleh mereka yang memiliki banyak dana dan menginginkan kesan mewah. Beberapa bagian rumah yang sering mengaplikasikan atap kanopi kaca tempered adalah bagian kolam renang. Selain bisa untuk menambah suasana nyaman saat berenang, kaca juga tak akan menghalau matahari yang turun menyinari kolam.

Atap jenis ini banyak ditemukan pada kanopi rumah mewah, sumber : totallogamkreasi.com

Kaca yang dijadikan material pembuatan kaca tempered bukanlah kaca biasa yang sering digunakan pada kaca jendela. Namun kaca yang digunakan terbuat dari fload tempered yang tahan terhadap benturan. Sehingga jika suatu saat tertimpa sesuatu kaca tidak akan mudah pecah.

5. Onduline

Atap satu ini memiliki bentuk yang mirip dengan seng. Namun material pembuatan atap satu ini berasal dari bahan lapisan serat organik yang dicampur dengan bitumen. Proses pembuatannya pun harus memalui pemanasan dengan suhu yang amat tinggi serta penekanan yang kuat. Sehingga jadilah onduline kuat dan tahan lama.

Onduline sendiri terbai menjadi tiga jenis atap genteng onduvilla, onduline classic dan genteng bardoline. Dengan model atap yang bergelombang seperti seng membuatnya mudah diaplikasikan pada berbagai material baik kayu hingga baja ringan.

Nah itulah beberapa jenis atap kanopi populer yang paling sering digunakan oleh keluarga modern masa kini. Penggunaan atap kanopi seperti di atas tentunya membuat anda semakin mudah saat membuat teras di depan rumah. Bahan yang awet membuat pengeluaran keluarga anda semakin hemat tentunya

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *